<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551</id><updated>2011-10-05T03:25:12.118+07:00</updated><title type='text'>Industri Manufaktur Berbasis Syariah ( IMBAS )</title><subtitle type='html'>SEBUAH GAGASAN MENUJU INDUSTRI ISLAM YANG MODERN</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-3187930926456188321</id><published>2009-06-20T05:20:00.004+07:00</published><updated>2009-06-20T06:57:57.578+07:00</updated><title type='text'>PEMBUKAAN LAPANGAN USAHA</title><content type='html'>Problem kita saat ini adalah kemiskinan yang disebabkan pengangguran dan rendahnya produktivitas bangsa ini. Kedua masaalah ini hanya dapat ditanggulangi dengan membuka lapagan usaha industri baru yang akan berdampak positif terhadap ketersediaan lapangan kerja.&lt;br /&gt;Ada dus cara pengembangan lapangan usaha yaitu pembentukan konglomerat yang akan memberi lapangan kerja dan pengembangan usaha industri kecil.&lt;br /&gt;Indonesia sebuah negara yang masih belum berkembang industrinya sebaiknya mengembangkan industri kecil sebanyak banyaknya dulu, kemudian industri kecil yang banyak ini, disamping langsung dapat menyediakan lapangan kerja, juga akan menjadi inkubator lahirnya industri yang lebih besar. Banyaknya industri kecil akan mempermudah merajut kerja sama antara usaha industri besar dan industri kecil dalam bentuk sub kontraktor dalam usaha menekan biaya produksi&lt;br /&gt;Masaalahnya sekarang, bagaimana membuka lapangan usaha industri kecil sebanyak mungkin.&lt;br /&gt;Ada tiga aspek dalam usaha membuka usaha industri kecil ini:&lt;br /&gt;1.Memilih industri kecil yang akan dikembangkan&lt;br /&gt;2. Pendekatan pengembangan&lt;br /&gt;3. Cara pengembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memilih macam industri kecil yang akan dikembangkan.&lt;br /&gt;Revolusi industri telah mengantarkan dunia ini kedalam perubahan yang spektakuler dimulai dari Inggeris pada pertengahan abad XVIII. Sebelumnya rata rata pendapatan perkapita dunia sebesar 600 dollar yang telah berlangsung berabad abad. Revolusi industri telah mengubah besaran rata rata pendapatan per kapita dunia  sekitar 10 kali lipat hanya dalam waktu 250 tahun, dari 600 dollar pada tahun 1750 menjadi 6000 dollar pada tahun 2000.&lt;br /&gt;Kenapa terjadi perkembangan spektakuler ini?&lt;br /&gt;Revolusi industri antara lain telah mengubah cara pelaksanaan industri dari cara lama menjadi cara moderen atau dengan kaca mata sekarang mengubah dari cara primitif ke cara moderen.&lt;br /&gt;Sebelum revolusi industri, kegiatan industri hanya mengenal industri kerajinan yang bertumpu pada kompetensi manusia dalam berproduksi, seperti membuat tembikar, menenun kain. Revolusi telah berhasil memindahkan kompetensi berproduksi dari kompetensi manusia ke kompetensi mesin. Pemindahan ini menjadikan industri kerajinan menjadi primitif.&lt;br /&gt;Dahsyatnya dampak pemindahan kompetensi ini dapat dilihat dari kalimat dibawahini:&lt;br /&gt;Manusia tidak dapat terbang, tetapi mesin buatan manusia dapat menerbangkan manusia sampai ke bulan.&lt;br /&gt;Industri yang mengandalkan kompetensi yang moderen ini disebut industri manufaktur.&lt;br /&gt;Kelemahan industri handicraft yang primitif terletak pada kapasitas yang rendah, jenis produk yang terbatas, penciptaan nilai tambah yang rendah dan yang paling mematikan adalah sulitnya pemasaran, karena keputusan memproduksi ditentukan oleh apa yang dapat dibuat dan bukan apa yang dibutuhkan pasar. Berapa banyak orang yang akan membeli gagang keris yang indah, atau berapa banyak orang akan membeli keranjang anyaman rotan, mebel dari kayu kelapa yang diukir, dibandingkan dengan kebutuhan akan handphone, komputer, sepeda motor, mobil?&lt;br /&gt;Kalau kita ingin maju, tatapikir kita harus segera berubah ke cara moderen dalam bidang&lt;br /&gt;industri.&lt;br /&gt;Di negara maju industri handicraft telah dipindahkan dari ranah ekonomi ke ranah kebudayan, kesenian dan pendidikan. Untuk ranah ekonomi mereka telah menetapkan menggunakan cara moderen yaitu cara manufaktur.&lt;br /&gt;Kesimpulan yang dapat ditarik adalah: &lt;strong&gt;kita akan memilih industri manufaktur untuk jadi lapangan usaha indsutri kita dan bukan industri handicraft.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;2. Pendekatan pengembangan.&lt;br /&gt;Diatas kita telah memilih cara moderen untuk dijadikan metode pendekatan.&lt;br /&gt;Untuk dapat menghayati cara moderen ini sebaiknya kita mngikuti ilustrasi  kedahsyatan cara moderen di bawah ini.&lt;br /&gt;Hanya dalam waktu lima tahun, ada &lt;strong&gt;seratus limapuluh juta&lt;/strong&gt; orang Indonesia manjadi mampu ber sms, tanpa ada pelatihan khusus untuk itu.&lt;br /&gt;Ini terjadi karena jasa dari adanya handphone. Dalam proses pemberdayaan ini, handphone berfungsi sebagai &lt;strong&gt;modul. &lt;/strong&gt;Modul ini terdiri atas tiga unsur, pertama unsur hardware yaitu handphone itu sendiri. Kedua, berupa software yaitu kemampuan handphone itu mengirim sms, dan ketiga adalah program yaitu aturan yang harus diikuti step by step agar sms ini dapat terkirim. Tiga unsur ini menjadi nyawa dari modul tersebut.&lt;br /&gt;Belajar dari ceritera di atas, maka jika ingin memberdayakan orang berilah dia modul. Seseorang diberi modul berupa mesin fotocopy akan mudah membuka warung jasa fotocopy. Seseorang diberi alat pengering akan dapat membuka usaha pengeringan yang saat ini menjadi problem nasional yang belum terurus. Kalau paradigma modul ini sudah melekat pada pikiran kita, akan mudah buat kita untuk mengembangan industri kedepan karena, pabrik itu adalah kumpulan modul modul yang diarahkan membuat produk yang komponen pembangun produknya banyak.&lt;br /&gt;Bukankah modul modul ini sudah banyak beredar sekarang ini?&lt;br /&gt;Betul sekali, namun modul modul tersebut didesain untuk kepantingan pembuat modul untuk memandu kita jadi konsumen produk mereka. Kita harus mendesain modul kita sesuai dengan kebutuhan kita karena hanya kita yang tahu. Selama inikita berdansa dengan lagu orang lain, bukan dalam lagu kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cara pengembangan.&lt;br /&gt;Kita harus mendesain modul modul kita sesuai dengan kebutuhan riil kita.&lt;br /&gt;Modul modul ini harus dimiliki oleh calon usahawan, sebagai modal usaha. Pemilikan modul ini dapat dipermudah dengan meniru penjualan sepeda motor. Sepeda motor yang cost center saja laku keras apalagi modul yang profit center.&lt;br /&gt;Seluruh instansi pemerintah yang berkaitan dengan teknologi, perindustrian, penelitian dan perguruan tinggi difokuskan menjadi sebuah kesatuan aksi untuk menyediakanmodul modul yang dibutuhkan. Kewajiban pemerintah membantu swasta untuk menndapat modul dan memilikinya danbiarkan sistim yang akan bekerja seperti contoh sms diatas.&lt;br /&gt;Selamtmemakmurkanbangsa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-3187930926456188321?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/3187930926456188321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=3187930926456188321&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/3187930926456188321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/3187930926456188321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2009/06/pembukaan-lapangan-usaha.html' title='PEMBUKAAN LAPANGAN USAHA'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-634771992962380271</id><published>2009-06-18T05:42:00.003+07:00</published><updated>2009-06-18T06:23:38.130+07:00</updated><title type='text'>EKONOMI ISLAM</title><content type='html'>Ada dua peristiwa di dunia ini yang sangat mempengruhi kemajuan manusia baik dalam ahlak maupun dalamkehidupanekonomi.&lt;br /&gt;Peristiwa pertama adalah lahirnya agama Islam yang mengubah peradaban dunia dari situasi jahiliyah menjadi beradab. Perubahan ini sangat berpengaruh terhadap perilaku manusia di dunia.&lt;br /&gt;Peristiwa kedua adalah lahirnya revolusi industri pada pertengahan abad XVIII yang dimulai dari Inggeris. Revolusi ini memperkenalkan cara moderen dalam pelaksanaan industri yang merupakan motor kegiatan ekonomi, dan menjadikan pendekatan ekonomi sebelumnya menjadi primitif. Hanya dalam waktu dua setengah abad dari tahun 1975 sampai tahun 2000, rata rata pendapatan per kapita dunia berkembang dari 600 dollar yang sudah berlaku berabad abad menjadi sekitar 6.000 dollar. Sebuah perkembangan yang spektakuler.&lt;br /&gt;Namun perkembangan spektakuler ini ternyata pada saat ini mulai dirasakan kemudharatannya dari pada manfaatnya. Ini terjadi karena penghayatan ekonomi hanya berputar pada urusan materi untuk kepentingan manusia semata. Ini dapat dilihat mulai dari definisi ekonomi sampai teori pendukungnya seperti teori tentang pasar, teori tentang moneter, teori tentang industri dan seterusnya, semua berkaitan dengan materi untuk kepentingan manusia saja. Kita baru kaget setelah menyadari tentang kesalahanini setelah alam mulai memberontak dalam bentuk yang nyata antara lain pemanasan global dan mulai habisnya sumber energi tak terbarukan.&lt;br /&gt;Dalam agama Islam, Allah melihat kehidupan alam semesta ini sebagai sebuah kesatuan yang utuh, karena alam semesta ini milikNya.  Untuk  memelihara dan memanfaatkannya untuk kepentingan alam semesta,  Allah membuat keputusan, menunjuk manusia sebagai sebagai khalifatullah fil ard dengan job discription, memelihara dan memanfaatkan harta Allah yang ada di bumi dab yang ada dilangit untuk kesejahteraan alam semesta dimana manusia berada di dalamnya.&lt;br /&gt;Buat penganut agama Islam yang bertaat azas, akan melihat bahwa kegiatan ekonomi adalah merupakan  program dari pelaksanaan job discription sang kahalifatullah fil ard, yaitu memelihara dan memanfaatkan harta Allah untuk kesejahteraan alam semesta. Ini merupakan perluasan cakupan teori ekonomi yang berlaku saat ini dan insya Allah kemudharatan yang kita alami sekarang ini akan berubah jadi manfaat. Ini yang barangkali disebut sebagai ekomi,i syariah.&lt;br /&gt;Untuk selanjutnya terserah kapada para pakar ekonomi Islam untuk mengelaborasi turunan kebijakan dari teori ekonomi syariah ini.&lt;br /&gt;Salah satu doktrin yang lagi dikembangkan saat ini berdasarkan visi diatas, adalah doktrin Industri Manufaktur Berbasis Syariah (IMBAS) yang benjadi topik utama dalam blog ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-634771992962380271?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/634771992962380271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=634771992962380271&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/634771992962380271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/634771992962380271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2009/06/ekonomi-islam.html' title='EKONOMI ISLAM'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-8120869988579186400</id><published>2009-06-17T11:03:00.003+07:00</published><updated>2009-06-17T12:18:40.596+07:00</updated><title type='text'>SYARIAHPRENEUR</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ratio entrepreneur terhadap penduduk sebuah negara yang ideal adalah 2%. Indonesia katanya baru memiliki ratio 0,18 dan karena itu ekonomi kita jauh tertinggal dari kebanyakan negara di dunia. Karena itu  pada saat ini, banyak usaha yang dilakukan  usaha menumbuhkan entrepreneurship di negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dalam rangka pembentukan entrepreneurship ini, harus jelas, enterepreneur seperti apa yang akan kita hasilkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Orang muslim percaya bahwa manusia ditugaskan Allah menjadi khalifatullah fil ard dengan tugas memelihara harta Allah yang ada di bumi dan yang ada di langit dan memanfaatkan untuk sebesar besarnya kesejahteraan alam semesta, dimana manusia terdapat didalamnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sebagai khalifah, manusia dalam melaksanakan tugasnya tidak dapat lepas dari sifat sifat Allah yang diwakilinya sebut saja beberapa seperti penuh cinta dan kasih sayang, adil, memberi problem solving, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;dimana sebagai seorang muslim tahu betul kebesaran Allah yang diwakilinya di bumi ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Seorang enterpreneur dituntut mengerti lebih dalam tentang kekhalifaan ini, ketimbang orang awam.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Seorang yang memilih menjadi entrepreneur otomatis akan melaksanakan syariahpreneur yaitu kewirausahaan yang bersumber dari Al Quran dan Sunnah karena dia adalah seorang khalifah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Syariahpreneur adalah kewirausahaan yang dilandasi tauhid, khilafah dan keadilan dalam pelaksanaannya.  Seorang  syariahpreneur bertugas memberi jawaban terhadap problem manusia. Makin banyak manusia yang terlbat dalam problem yang ditanggulangi,  makin besar karya dari sang syariahpreneur, dan makin besar reward yang dia terima baik di dunia maupun di akhirat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Karena begitu besar dan luas tugas yang dibebankan Allah kepadanya, seorang syariahpreneur harus berani, artinya tidak ada yang ditakuti kecuali Allah, harus cerdas,  harus mampu menata urutan prioritas, mampu berlaku adil,  kepada Allah, kepada alam, kepada manusia dan kepada dirinya sendiri, mampu membuat keputusan yang cepat dan tepat. Semuanya dijalankan dengan penuh kasih sayang dengan keteguhan hati karena percaya bahwa Allah selalu bersamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Karena besar dan luasnya tantangan, seorang syariahpreneur akan mudah memilih bidang yang akan dia geluti sesuai dengan kemampuannya. Begitu kemampuannya meningkat, tantangannyapun dapat ditingkatkan dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-8120869988579186400?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/8120869988579186400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=8120869988579186400&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/8120869988579186400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/8120869988579186400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2009/06/syariahpreneur.html' title='SYARIAHPRENEUR'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-7721557964510875081</id><published>2008-04-27T18:36:00.008+07:00</published><updated>2008-07-13T13:10:56.539+07:00</updated><title type='text'>SYARIAH BASED MANUFACTURING INDUSTRY</title><content type='html'>A WAY FOR MOSLEM TO BETTER LIVING STANDARD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Introduction&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Syariah in Islamic contect are what Allah and Rasulullah Muhammad asked to do by moslem that stated in the Holy Qur'an and Sunnah, in order to obtain the best live now and afterwards.&lt;br /&gt;There are three domains of syariah. First domain is the universal syariah that recognize by every human beeing such as freedom, justice, brotherhood, saving onvironment. helping each other etc. The second domain, is what recognized only by moslem as rukun Islam and rukun iman, and the third domain is recognized only by a certain parts of moslem society.&lt;br /&gt;Syariah Based Manufacturing Industry (SBMI) adopt the first domain of syariah, we call universal syariah, to fulfill Islam function as "rahmatan lil 'alamin"&lt;br /&gt;SBMI put the welfare of mankind as a single objective, based on the function of kalifatullah fil ard.&lt;br /&gt;The obyective translated into excellent service toward the society by evenly distributed of income by profit sharing scheme between empyoyees and employer, evenly distributed the opportunity to do business through the sub-contracting scheme, and evenly distributed opportunity to own the share of the company, by restricting domination of majority in ownership of the company.&lt;br /&gt;To fulfill the best service to the society, industry should increase the quality of product by putting down the defect of product up to zero defect, putting down the cost of production by for instsnce sub-contracting scheme, just in time delivery and after sales service of the product. The competence of industry should be upgraded by everlasting improvement.&lt;br /&gt;All this activities should be regarded as jihad activity.&lt;br /&gt;The obyective also should be translated to save the invironment, that based on tjhe function of khalifatullah fil ard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manufacturing industry is the new way of production introduced during industrial revolution movement, developed by US American entrepreneurs to replace the handicraft way of production.&lt;br /&gt;Handicraft way of production mostly depends on personal skill, so the entry to this kind of production way become restricted. Handicraft main consideration to enter the production based on besides the personal skill also on the raw material and not bansed on market needs. That is why the handicraft products facing difficulty in the market.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In its early beginning, industrial revolution introduced the benefitting machine to do the work and people just manage the process.&lt;br /&gt;People cannot fly but the machine created by people, what we call aeroplane, makes hundreds of people fly. This the proof of how powerfull the machine compared to human beeing, and it also as a proof how powerfull the manufacturing way compared to handicraft way.&lt;br /&gt;The manufacturing process in production, discript the product into components, and production process start from producing components with a high precission measures. This discripton,  make the production  process  easier, due to the fact that producing components are easier than producing the end product. Preoducing component could be done by common people by using  jigs and fixtures to obtain the precission in big quantity, make the assembling prosess to build the end product would be smoothly done. That is why the capacity of manufacturing producton way, could be freeky increased fulfilling the market needs.&lt;br /&gt;The skill of discriptioning the product into components derived the new skill  to build a new product by combin ing several function of products to obtain higher value added one, This kind of skill skill allow people to produce a new product that could fulfill the market needs, such as cars, television sets, even the outerspace vehicle.&lt;br /&gt;The progress in production, yielding bigger margin, and bigger margin, enable to develop the higher technological ability, and th is higher technological ability,  make progress in production again, and the process goes on and on and on again.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Why manufacturing?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The difference between handicraft and manufacturing, lais on  the acces of entry to the industry. In handicraft the entry to the job restricted by high qualification of craftmanship, while in manufacturing no hihg craftmanship needed. Worker in manufacturing just follow the instruction stated in the system of production, allow more common people to join the work.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The latest movement on industrial revolution is the changing of capitalistic system to a more humanistic system in industry, pioneered by Japanese industry after The Second World War.&lt;br /&gt;Japan industry changed the western philosophy of materialism to humanity as a eastern philosophy. This change in philosophy produced new approaches in industrial management.&lt;br /&gt;First they changed the Labour- Managemet Relationships (LMR). In capilistic system, there are a antagonistic interest between labour and management, where the management press the income of labour seeking the lower cost of production, while the labour want higher pay. This antagonistic situation not only consume a lot of energy to maintain, but also creates a demotivation for labour to support the company success.&lt;br /&gt;Japan industry changed this antagonistic relationship into synergic relationship between labour and management, where the management and labour hand in hand in full motivated situation to fight for company success. A certain part of margin are  ditributed to the worker according to agreement between labour and management. The margin share received by labour as a yearly bonus. In evenly distributed income also they develop the wage scheme that the ratio between the higher rangking and the lowest one cannot exceed a certain figure.&lt;br /&gt;Secondly they evenly distributed the opportunity to do the job by sub-contractor scheme,  and the third is preventing the domination of majority in ownership.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariah Based Manufacturing Industry, SBMI, is an idustrial doctrine, bench marking Japanese way of coducting their industry, based on universal syariah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-7721557964510875081?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/7721557964510875081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=7721557964510875081&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/7721557964510875081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/7721557964510875081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/04/syariah-based-manufacturing-industri.html' title='SYARIAH BASED MANUFACTURING INDUSTRY'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-3247038031727339215</id><published>2008-03-10T19:56:00.003+07:00</published><updated>2008-03-10T20:55:57.272+07:00</updated><title type='text'>PENGARUH REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PETANI DAN NELAYAN.</title><content type='html'>Lazimnya sebuah revolusi, revolusi industri dilakukan oleh rakyat banyak yang ingin  merubah kehidupannya menjadi lebih makmur, untuk itu ikutilah tulisan dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa kita mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan, diakibatkan oleh karena kita belum melaksanakan revolusi industri seperti negara maju.&lt;br /&gt;Namun kita sudah dapat melaksanakan revolusi tahap awal seperti yang terjadi di Inggeris pada pertengahan abad XVIII, yaitu merubah ketergantungan kegiatan ekonomi dari penggunaan tanaga yang disediakan oleh alam seperti tenaga air, panas matahari, tenaga hewan, tenaga manusia, menjadi ketergantungan terhadap tenaga buatan manusia yaitu mesin dalam hal ini adalah mesin uap.&lt;br /&gt;Hal ini dapat terjadi di Inggeris dan Eropa umumnya karena dorongan semangat untuk menaklukan alam.&lt;br /&gt;Semangat ini menghasilkan sebuah mindset, bahwa pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia dibantu tenaga alam sudah harus diganti dengan tenaga buatan manusia yaitu mesin demi peningkatan prodiktivitas.&lt;br /&gt;Kita yang belum melaksanakan revolusi industri, masih setia menggantungkan kegiatan ekonomi kita pada tenaga dan belum menukar mindset kita menjadi ketergantungan terhadap mesin, sehingga produktivitas kita masih rendah.&lt;br /&gt;Dengan merubah ketergantungan ini, kita telah memulai sebuah revolusi industri walaupun masih dalam tahap awal.&lt;br /&gt;Sebagai ilustrasi dari kehebatan mesin dibandingkan dengan tenaga manusia, manusia tidak bisa terbang, tetapi mesin buatan manusia dapat menerbangkan ratusan manusia sekaligus.&lt;br /&gt;Salah satu contoh penggunaan mesin yang sederhana tetapi dapat mencegah pemborosan malah dapat dijadikan usaha peningkatan pendapatan adalah &lt;strong&gt;proses pengeringan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan masyrakat kita kalau ingi mengeringkan sesuatu produk, terpaku dalam menggunakan panas matahari. Hasil pertanian, perkebunan dan perikanan selalu dikeringkan dengan sinar matahari. Celakanya jika sinar matahari tidak muncul, banyak hasil pertanian, perkebunan dan perikanan menjadi busuk yang berarti kerugian besar. Dapat dibayangkan berapa juta ton padi dan produk pertanian lainnya yang rusak karena tidak kering. Berapa banyak ikan yang menjadi busuk karena tidak dapat dikeringkan dan berapa juta ton produk perkebunan yang mutunya rendah karena kesalahan proses pengeringan.&lt;br /&gt;Sampai saat ini kerugian besar ini masih kita pandang sebagai nasib yang tidak dapat dirobah karena kita belum merobah mindaset kita yang sudah kedaluwarsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengeringan banyak ditentukan oleh tiupan angin pada permukaan barang yang akan dikeringkan. Makin banyak angin yang ditiupkan dan makin tinggi kecepatannya, makin cepatlah proses pengeringan itu. Kartena dalam proses ini terjadi penguapan, maka barang yang dikeringkan akan turun suhunya sehingga menyulitkan pengapan. Untuk mengatasi penurunan suhu ini, angin yang ditiupkan harus dipanasi.&lt;br /&gt;Cara kerjanya adalah dengan menggunakan kipas angin besar dan ditiupkan kearah produk yang akan dikeringkan dengan melewatkannya terlebih dahulu kedalam sebuah radiator air panas.&lt;br /&gt;Mesin pengering seperi ini paling mahal lima juta rupiah biaya pembuatannya dan bukan merupakan cost center tetapi bisa jadi profit center, seperti halnya traktor tangan unmtuk membajak.&lt;br /&gt;Organisasi tani seperti HKTI, organisasi nelayan seperti HNSI, harus segera memolopori penggunaan mesin pengering ini demi kesejahteraan petani dan nelayan.&lt;br /&gt;Ikan tangkapan yang berlebih dan yang tidak komersial dapat direbus dulu lalu dikeringkan, dapat menjadi tepung ikan yang masih kita impor.&lt;br /&gt;Cabai yang berlebihan diproduksi disuatu tempat yang jauh dari pasar, dapat didehidrasi duu sehingga tahan lama untuk diangkaut ke pasar, bahkan disekspor.&lt;br /&gt;Jagung dapat dikeringkan untuk menghindari penjamuaran yang mengakibatkan racun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para petani dan nelayan, selamat membebaskan diri dari ketergantungan terhadap matahari dan segera beralih ke mesin pengering dengan investasi yang murah dan teknologi yang sederhana sehingga dapat dibuat di seluruh perosok tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-3247038031727339215?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/3247038031727339215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=3247038031727339215&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/3247038031727339215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/3247038031727339215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/03/pengaruh-revolusi-industri-terhadap.html' title='PENGARUH REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PETANI DAN NELAYAN.'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-3408089303000609625</id><published>2008-02-29T20:08:00.003+07:00</published><updated>2008-02-29T20:49:53.953+07:00</updated><title type='text'>PM Jepang Yashuo Fukuda merasa ngeri pada buruh kita</title><content type='html'>Pada harian Kompas hari ini, ada berita tentang kengerian PM Jepang terhadap sikap buruh kita, yang diutarakan sewaktu menerima Wapres Yusuf Kalla.&lt;br /&gt;Gerakan buruh kita adalah merupakan konsekwensi logis dari sistim industri kita yang masih bersifat kapitalistik meniru industri barat, dimana hubungan buruh majikan mengandung pertentangan kepentingan (antagonistik) dimana majikan yang melihat pendapatan buruh sebagai biaya yang harus ditekan agar memperoleh keuntungan  yang optimal sedangkan pihak buruh melihat bahwa gaji mereka adalah biaya hidup yang kalau boleh setinggi mungkin. Untuk menghadapi majikan yang kuat posisinya, maka kaum buruh harus bersatu agar posisi berunding bisa seimbang. Pertentangan kepentingan ini memakan energi yang cukup besar.&lt;br /&gt;Sejak Perang Dunia II selesai, Jepang merevisi paradigma barat yang materialistik menjadi paradigma pro kemanusiaan dalam pelaksanaan industri mereka.&lt;br /&gt;Demi peri kemanusiaan buruh dan majikan yang sama sama manusia tidak pantas bertentangan dan sebaiknya bersinergi. Ini tercermin pada hubungan buruh-majikan yang tidak lagi bertentangan dalam kepentingan tetapi bersinergi. Buruh dan majikan bergandengan tangan mengusahakan kemajuan usaha dan hasilnya dibagi sesuai dengan kesepakatan. Hubungan  perburuhan semacam ini menghasilkan gerakan buruh yang berbasis perusahaan karena kaum buruh berkepentingan memajukan perusahaan tempat mereka bekerja. Ini merupakan salah satu penyebab keunggulan industri Jepang dari industri barat&lt;br /&gt;Disinilah perbedaan yang menyolok antara dua sistim perburuhan. saehingga tidak heran jika Perdana Menteri Fukuda merasa ngeri dengan sepak terjang buruh kita, sebab kondisi jahiliah seperti ini telah lama mereka tinggalkan.&lt;br /&gt;Apa yang harus kita lakukan menghadapi situasi seperti ini?&lt;br /&gt;Kita, setelah belajar dari revisi industri Jepang yang menghasilkan kemjuan yang sangat pesat, sebagai bangsa timur harus segera merevisi falsafah industri kita dari falsafah industri sekarang yang kapitalistik menjadi industri yang berperi kemanusiaan yang tinggi.&lt;br /&gt;Kita perlu melakukan revolusi industri mulai dari merubah cara berproduksi handicraft menjadi&lt;br /&gt;cara berproduksi secara manufaktur dan merobah falsafah industri dari falsafah kapitaklistik menjadi falsafah industri yang humanistik.&lt;br /&gt;Mengingat bahwa penduduk kita 88% beragama Islam, sebaiknya pendekatan yang dipilih adalah Industri Manufaktur Berbasis Syariah, yang kompatibel dengan sistim industri Jepang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-3408089303000609625?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/3408089303000609625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=3408089303000609625&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/3408089303000609625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/3408089303000609625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/02/pm-jepang-yashuo-fukuda-merasa-ngeri.html' title='PM Jepang Yashuo Fukuda merasa ngeri pada buruh kita'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-727833181977714165</id><published>2008-02-29T19:35:00.002+07:00</published><updated>2008-02-29T20:05:54.852+07:00</updated><title type='text'>Perdana Menteri Jepang ngeri terhadap buruh Indonesia.</title><content type='html'>Hari ini di harian Kompas ada berita bahwa PM Jepang menyatakan kepada Wapres Kalla bahwa dia merasa ngeri terhadap sikap buruh Indonesia. Ini merupakan bukti bahwa industri kita tidak kompatibel dengan industri dunia terutama dengan Jepang. Organisasi buruh di Indonesia merupakan perpanjangan dari gerakan buruh international dimana ada pertentangan kelas antara buruh dan majikan. Majikan pada sistim kapitalis adalah para kapitalis yang tujuannya adalah memupuk kekayaan sebanyak banyaknya sehingga pendapatan buruh dianggap sebagai bagian biaya yang harus ditekan bila harus untung besar, sedangkan buat kaum buruh, gaji adalah biaya hidup yang tidak pernah cukup. Kondisi ini menghasilkan pertentangan kepentingan. Untuk menghadapi para kapitalis ini, kaum buruh harus bersatu dalam gerakan yang terorganisir bila berhadapan dengan majikan. Karena kondisi ini berlaku di seluruh dunia, maka dianjurkan kaum buruh membentuk gerakan yang mendunia. Industri Indonesia masih bersifat kapitalistik sehingga menghasilkan organisasi buruh seperti yang ada di negeri barat.&lt;br /&gt;Jepang sejak Perang Dunia II telah merevisi falsafah barat yang materialistik menjadi pro kemanusiaan dalam pelaksanaan industri mereka, sesuai jatidiri bangsa timur. Buruh dan majikan yang sama sama manusia bukan bertentangan tetapi bersinergi. Mereka secara bersama sama memajukan usaha dan hasilnya dibagi sesuai kesepakatan. Sistim perburuhan seperti ini menghasilkan organisasi buruh yang berbasis perusahaan, yang lebih damai dan bersemangat, berbeda dengan kita dimana organisasi buruh bersifat nasional.&lt;br /&gt;Perbedaan sistim inilah yang menyebabkan kondisi perburuhan kita menjadi tidak kompatibel dengan industri Jepang, yang menyebabkan PM Jepang ngeri terhadap kaum buruh Indonesia.&lt;br /&gt;Sudah waktunya kita sebagai bangsa harus merobah paradigma kapitalistik pada industri kita menjadi paradigma sinergis yang sangat cocok dengan budaya timur yang menjunjung tinggi kemanusiaan.&lt;br /&gt;Kita harus melakukan revolusi industri dan merevisi paradigma kapitalistik menjadi paradigma sinergis yang dapat dilaksanakan melalui Industri Manufaktur Berbasis Syariah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-727833181977714165?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/727833181977714165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=727833181977714165&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/727833181977714165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/727833181977714165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/02/perdana-menteri-jepang-ngeri-terhadap.html' title='Perdana Menteri Jepang ngeri terhadap buruh Indonesia.'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-8183203160405001665</id><published>2008-02-17T08:49:00.001+07:00</published><updated>2008-02-17T16:54:02.990+07:00</updated><title type='text'>MENGAPA BANGSAKU MISKIN?</title><content type='html'>Pertanyaan ini jarang kita kemukakan baik sebagai cendekiawan, pengusaha, politisi maupun pemerintah.Dalam program pemerintah, program partai politik, program ahli ekonomi, program para insinyur, program KADIN dan HIPMI tidak ada satupun yang secara jelas berbicara mengenai peningkatan produktivitas untuk pengentasan kemiskinan bangsa ini, sehingga seolah olah tidak ada yang peduli. Kalau ada program pemerintah hanya merupakan program yang reakrif sifatnya, seperti swa sembada kedelai setelah harganya melonjak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa bangsaku miskin?&lt;br /&gt;Bangsaku miskin karena  kemampuan memproduksi barang sangat rendah nilai tambahnya. Karena produktivitasnya rendah, maka pendapatannya juga rendah sehingga menjadi miskin. Dalam kondisi yang miskin ini, bangsaku disuruh membayar harga barang barang berdasarkan standar harga dunia luar yang kaya, sehingga makin sempurnalah kemiskiinan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar sana, orang berlomba lomba meningkatkan produktivitas dengan mengembangkan teknologi, sedangkan kita masih setia berkutat dengan cara yang sudah jelas rendah produktivitasnya, yaitu industri kerajinan, yang miskin teknologi.&lt;br /&gt;Produktivitas sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuan industrinya dalam menghasilkan nilai tambah yang tinggi. Kemampuan menghasilkan nilai tambah yang tinggi ditentukan oleh CARA industri berproduksi. Sangat disayangkan pembuat kebijakan industri kita, tidak pernah melihat industri dari CARA mereka berproduksi, tetapi dari hasil produksinya, seperti industri mobil, industri pertambangan, industri pertanian atau dengan membedakannya dalam skala usaha, seperti usaha mikro, usaha kecil, usaha sedang dan usaha besar, dimana penggolongan ini tidak ada sangkut pautnya dengan produktivitas. Sedihnya lagi usaha industri, perdagangan dan jasa, disatukan dalam kelompok yang lebih umum, sehingga ada kesan ngaco, yaitu sektor riil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelakuan kita yang tidak pernah melihat industri dari CARA berproduksi, menghasilkan gambaran kita tentang industri kita menjadi tidak tepat, sehingga kita mendapat kesulitan dalam memberdayakannya. Akibatnya, industri kita jadi ketinggalan jaman dan akhirnya menjadi tidak kompatibel dengan industri dunia, sehingga menjadi aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia, sejak 250 tahun yang lalu sudah merobah CARA berindustri yang kita kenal dengan nama REVOLUSI INDUSTRI.&lt;br /&gt;Apa yang dirobah orang pada waktu revolusi industri?&lt;br /&gt;Revolusi industri merobah CARA berproduksi barang yang tadinya dilakukan secara handicraft (yang sekarang masih kita lakukan), dirobah menjadi CARA manufaktur(kita masih belum melakukannya sekarang), dimana mesin (teknologi) yang menjadi andalan utama.&lt;br /&gt;Perbandingan kemampuan mesin dan orang dapat dilukiskan sebagai berikut: Manusia tidak bisa terbang, tetapi mesin buatan manusia dapat menerbangkan ratusan manusia sekaligus.&lt;br /&gt;Para pelaksana revolusi industri itu sekarang, menjadi negara negara kaya dan menguasai perekonomian dunia,  menjadikan kita tetap miskin.&lt;br /&gt;Saat ini ada sekitar 48 juta UKM binaan pemerintah menghasilkan 2,3 triliun per tahun. Jumlah ini dapat dihasilkan oleh hanya 2.000 unit UKM binaan Astra karena mereka adalah manufakturer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita diatas menggambarkan bagaimana rendahnya produktivitas bangsa kita ini sekarang. Sudah tentu harus ada perbaikan segera untuk menghentikan proses pemiskinan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha yang disarankan adalah menukar CARA berproduksi bangsa ini dari cara handicraft ke CARA manufaktur atau dengan kata lain Indonesia harus segera melakukan REVOLUSI INDUSTRI walaupun sudah terlambat. Handicraft dipindahkan dari ranah ekonomi ke ranah kebudayaan, pendidikan dan parawisata dan untuk urusan ekonomi kita hanya mengenal manufaktur saja.&lt;br /&gt;Bangsa Jepang sebagai kampiun industri manufaktur dunia, sudah mulai menjalankan program MONOZUKURI, yang dalam bahasa Inggerisnya " dedication to skilled manufacturing" disosialisasikan mulai dari taman kanak kanak, dan kita masih buta dalam soal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sudah ingin melakukan revolusi industri? Dirikanlah industri manufaktur berbasis sariah! Tidak tahu CARAnya, berkonsultasilah dengan blog kami. Kami tunggu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-8183203160405001665?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/8183203160405001665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=8183203160405001665&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/8183203160405001665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/8183203160405001665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/02/mengapa-bangsaku-miskin.html' title='MENGAPA BANGSAKU MISKIN?'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-1452619289093187961</id><published>2008-02-10T14:52:00.000+07:00</published><updated>2008-02-10T15:45:15.172+07:00</updated><title type='text'>BRAVO SBY</title><content type='html'>Pada awal tahun 2008 ini Presiden SBY membuat sebuah keputusan yang sangat strategis yaitu memutuskan bahwa semua kebutuhan TNI akan dibuat dalam negeri.&lt;br /&gt;Keputusan ini memberi dampak yang luas, bukan saja terhadap kemandirian TNI dan juga bukan saja pada penghematan devisa tetapi ada yang lebih penting lagi yaitu, merangsang pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri.&lt;br /&gt;Peralatan TNI tersebut diatas merupakan produk dari industri manufaktur dan bukan industri handicraft. Ini berarti jika kita mau memproduksinya didalam negeri harus oleh lembaga industri manufaktur pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang Indonesia belum paham watak dari industri manufaktur, karena kita tidak memiliki memori sedikitpun tentang revolusi industri yang melahirkan industri manufaktur.&lt;br /&gt;Industri manufaktur adalah proses pembuatan barang yang dimulai dari membuat komponen yang presisi, lalu dirakit, sehingga harus dilaksanakan dalam kondisi disiplin yang ketat, sebab segala kegiatan sudah terpolakan dalam sebuah program yang tidak dapat diimprovisasi seperti nyanyian.&lt;br /&gt;Untuk mencapaui tingkat disiplin tersebut diatas, diperlukan sebuah organisasi tertentu yang menjamin terselenggaranya segala ketepatan kegiatan diatas. Organissasi ini harus memiliki garis komaando yang tegas, sehingga dengan pekerja yang segitu banyak jumlahnya, menjadi seirama dalam menghasilkan produk akhir. Proses produksi akan kacau bila ada sebahagian dari rangkaian kegiatan yang saling terkait itu, macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini mengingatkan kita terhadap organisasi tentara. Kedua type organisasi ini mirip karena memiliki misi yan similar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri Jepang saat ini merupakan industri yang termoderen yang sudah terbukti di lapangan, yang perlu kita jadikan acuan.&lt;br /&gt;Bila kita berkunjung ke sebuah pabrik di Jepang, kesan militer terasa sangat menyolok. Setiap pagi sebelum pekerjaan dimulai, harus didahului senam, dan kemudian apel pagi untuk mengingatkan lagi tekad bersama yang biasanya dalam bentuk prinsip perusahaan, kalau di TNI barangkali  sama dengan Sapta Marga.&lt;br /&gt;Didalam pabrik setiap pejabat disebutkan pangkat dan namanya. Bila Presdirnya bernama Harada maka dia dipanggil dengan nama panggilan Harada Saco, kemudian Tanaka Buco untuk manajer dan Matsumoto   kaco untuk kepala regu.Ini mirip dalam ketentaraa dimana orang disebut nama dan pangkatnya bersamaan, yang untuk negeri kita, jika diterapkan dalam kehidupan di luar ketentaraan  terasa aneh. Pada saat makan siang makanan disediakan dalam wadah omprengan untuk semua. Pada akhir jam kerja diadakan lagi apel sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita menengok kedalam negeri, kelompok masyarakat yang memiliki organisasi yang punya disiplin tinggi semacam itu, hanyalah tentara. Organisasi semacam ini tidak dimiliki oleh politisi, pedagang, petani apalagi pengrajin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan pertama yang dapat ditarik dari tulisan ini adalah, secara potensial, kelompok manyarakat tentaralah yang memiliki jiwa yang cocok untuk menyelenggarakan industri manufaktur, sebuah budaya baru buat bangsa kita. Lelompok masyrakat lain harus dapat membentuk sendiri type organisasi yang cocok dengan  membench mark organisasi yang sesuai dengan tuntutan industri manufaktur. &lt;br /&gt;Kesimpulan kedua, bila TNI menyadari mereka memiliki sifat potensial sebagai pelaksana industri manufaktur, sudah harus mengkondisikannya mulai saat ini agar dapat memanfaatkan kesempatan yang dibuka oleh keputusan Presiden ini. Hal ini terpulang kepada pimpinan TNI untuk mengambil langkah langkah  penyesuaian agar sifat potensial ini dapat diaktualkan dalam kegiatan industri manufaktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak Presiden, saya berdoa mudah mudahan ini akan merupakan awal dari pelaksanaan Revolusi Industri Indonesia. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-1452619289093187961?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/1452619289093187961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=1452619289093187961&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/1452619289093187961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/1452619289093187961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/02/bravo-sby.html' title='BRAVO SBY'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-5938874606937926387</id><published>2008-02-09T14:11:00.004+07:00</published><updated>2008-07-18T22:59:47.145+07:00</updated><title type='text'>APAKAH INDUSTRI MANUFAKTUR BERBASIS SYARIAH ?</title><content type='html'>Industri manufaktur adalah cara baru memproduksi barang yang ditemukan sewaktu diadakan revolusi industri.&lt;br /&gt;Pada mulanya di Inggeris ditemukan cara mengaplikasikan mesin uap untuk menggerakkan alat produksi tekstil, menggantikan kincir air dan tangan manusia. Penggunaan mesin uap ini meluas bukan saja pada industri, tapi juga pada alat transport seperti kapal dan kereta api.&lt;br /&gt;Mekanisasi ini kemudian menjalar ke Eropa dan Amerika. Karena pusat pelaksanaan revolusi dimulai dari Inggeris, maka yangh menerima perobahan ini sebagai tangan pertama adalah bangsa bangsa yang berbahasa Inggeris seperti Amerika Serikat, Kanada dan kemudian Australia dan Selandia Baru.&lt;br /&gt;Di Eropa, Perancis, Jerman dan negara Skandinavia yang segera ketularan revolusi ini. Di Jerman berkembang produksi baja, bahan kimia dan tenaga listrik.&lt;br /&gt;Manufaktur, dikembangkan di Amerika Serikat dipermudah dengan gitemukannya alat kalibrasi yang mampu mengukur sampai seperseribu mil;imeter. Produk dirancang dengan menguraikannya dalam bentuk komponen lalu komponen itu diproduksi dulu secara presisi sehingga mudah disatukan dalam proses perakitan.&lt;br /&gt;Cara manufaktur inilah yang memungkinkan terciptanya produk produk baru, dimulai dengan bedil, lalu mesin jahit dan kemudian mesin pembuat mesin, dan terus berkembang sampai produk yang terdiri atas ratusan bahkan ribuan komponen, seperti pesawat terbang, televisi bahkan pesawat ruang angkasa dan roket. Cara ini memungkinkan produk masaal dengan nilai tambah yang tinggi. Dalam merancang sebuah produk diperlukan kemahiran merekayasa produk, rekayasa teknologi, rekayasa proses, rekayasa manajemen, rekayasa pembiayaan dan rekayasa pemasaran.&lt;br /&gt;Bangsa kita belum memiliki kesadaran tentang kepemilikan kemampuan rekayasa ini, sehingga belum dijadikan sebuah disiplin ilmu terpadu yang kita sebut rekayasa manufaktur.&lt;br /&gt;Karena kita belum mahir dalam manufaktur, maka perlu dijalankan langkah langkah kearah itu. Langkah pertama adalah merobah tatapikir handicraft yang sudah mengakar dalam memori kita dengan tatapikir manufaktur.&lt;br /&gt;Dalam berproduksi secara handicraft, barang dibuat satu per satu oleh satu orang, sehingga produktivitasnya sangat rendah. Pertimbangan memproduksi sesuatu barang, ditentukan oleh tersedianya bahan baku yang melimpah dan ketrampilan perorangan yang mengolahnya, dan tidak dimulai dengan apa yang dibutuhkan pasar, sehingga menemui kesulitan dalam pemasaran. Inilah inti permasaalahan industri kerajinan kita: sulit laku.&lt;br /&gt;Tatapikir manufaktur,  memproduksi barang yang sangat dibutuhkan oleh pasar, karena memiliki kemampuan memproduksi barang apa saja. Persaingan di pasar sangat ketat dan hanya perusahaan yang makin mampu mengefisienkan dirinya yang dapat bertahan. Cara bertahan atau masuk kedalam persaingan ketat ini didekati dengan cara ATM, yaitu amati, tiru lalu modifikasi. Pertama dipilih barang yang paling laku yang mungkin kita produksi dengan jumlah komponen seminimal mungkin. Sesudah itu kita tiru cara pembvuatannya. Pengalaman dari meniru ini dapat kita pakai untruk memodifikasi bentuk, kegunaan serta biaya pembuatannya. Bila kita dapat melakukan pembuatan yang lebih menarik bentuuknya, lebih murah harganya dan bwertambah nilai pakainya, kita sudah dapat menyaingi produk yang sedang laku di pasaran.&lt;br /&gt;Ada cara lain memulai usaha dari pasar yaitu menjadi sub kontraktor dari sebuah produk manufaktur. Cara ini membebaskan kita dari keharusan merekayasa cara produksi, sebab kita tinggal mengikuti proses yang telah ada.&lt;br /&gt;Pada industri manufaktur Jepang, kebutuhan akan sub kontraktor ini sangat niscaya, karena dengan menyerahkan sebahagian pekerjaan pembuatan komponen kepada perusahaan yang lebih kecil mereka akan dapat menekan biaya produksi, karena biaya perusahaan kecil relatif lebih kecil dari perusahaan besar terutama karena perbedaan dalam biaya overhead. Ini sudah dipraktekkan pada usaha pembinaan UKM di Astra.&lt;br /&gt;Kesempatan menjadi sub kontraktor pada industri Jepang ini masih sangat luas mengingat komponen  kenderaan bermotor dan elektronika pabrik pabrik Jepang di Indonesia, lebih dari separuhnya masih diimpor.&lt;br /&gt;Bila anda suatu hari sudah menjadi seorang pengusaha industri manufaktur, anda harus segera mengelola industri anda berdasarkan syariah, manajemen industri yang islami, sebab industri yang islami inilah yang membuat Jepang dapat mengungguli industri barat pada saat ini.&lt;br /&gt;Manajemen industri manufaktur berdasarkan syariah ini bertumpu pada pondasi seperti dibawah ini:&lt;br /&gt;1. Perusahaan industri diniatkan bukan untuk memupuk kekayaan segelintir orang, tetapi berbagi hasil dengan mitra kerja untuk jadi mankmur bersama. Dikelola karyawan untuk kesejahteraan karyawan sendiri. Cara ini menghasilkan pekerja yang termotivasi tinggi.&lt;br /&gt;2. Segala kegiatan dala industri, tiada lain hanya untuk menggapai ridha Allah, sebagai pelaksanaan tugas khalifatullah fil ard dalam memakmurkan alam semesta.&lt;br /&gt;3Untuk mencapai tujuan diatas, maka pelaksanaan industri adalah melayani langganan secara all out, dengan mengusahakan afkir yang makin kecil sampai ke zero defect, menekan biaya produksi secxara cerdik dan mengenali kemampuan sendiri agar dapat menepati janji penyerahan barang hasil produksi dalam wktu, jumlah dan mutu yang tepat sesuai janji.&lt;br /&gt;4. Memilih produk yang sangat dibutuhkan pasar dan yang halal.&lt;br /&gt;5. Mengharamkan memasuki industri yang berpotensi merusak segalanya baik lingkungan, akhlak, kesehatan dan lain lain.&lt;br /&gt;6. Taat mematuhi semua peraturan pemerintah dan adat kebiasaan masyarakat yang islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menjalankan industri manufaktur berbasis syariah ini, insya Allah anda disamping mendapatkan keuntrungan materi, juga mendapat pahala dari Allah.&lt;br /&gt;Bagi orang yang non muslim tidak perlu ada kekhawatiran, karena yang dijalankan adalah sistim yang islami, bukan pe nganutan agama Islam. Jepang sudah menjalankan sistim sejenis ini tetapi tidak menjadi pemeluk agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada persoalan yang harus dihadapi yaitu masaalah pembiayaan dan pemasaran.&lt;br /&gt;Dalam masaalah pembiayaan dapat bersinergi dengan sistim perbankan syariah. Kemungkinan ini sangat layak mengingat kedua sistim ini sangat kompatibel. Tambahan pula, perbankan syariah membutuhkan usaha yang akan dibiayai bila ingin jadi besar.&lt;br /&gt;Untuk pemasaran, pemerintah harus turun tangan membentuk chain store untuk produk IMBS ini, diseluruh kabupaten di seluruh Indonesia. Biayanya dapat diambil dari alokasi biaya yang diperuntukkan pengembangan industri kerajinan yang tidak menampakkan pengaruh pada peridustrian nasional, termasuk biaya untuk Dewan Kerajinan Nasional dari Departemen Perindustrian dan bantuan lain untuk pengrajin dari Kementerian Koperasi dan UKM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu 2007 ada perjanjian Indonesia -Jepang tentang Economic Partnership Agreemant yang dapat dipakai untuk menjalin kerjasama antara sub kontraktor Jepang untuk bermitra dengan calon sub kontraktor Indonesia, yang karena sudah menerapkan IMBS maka akan menjadi kompatibel sesamanya.&lt;br /&gt;Tahun 2008 ini, Presiden SBY memutuskan bahwa kebutuhan TNI akan dipasok dari dalam negeri, akan merupakan lahan yang paling subur untuk membiakkan IMBS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar usaha mensukseskan IMBS ini dapat berjalan makin  lama makin maju, perlu ada kumpulan orang yang berdedikasi tinggi untuk bersatu dalam sebuah wadah. Wadah ini saya usulkan diberi nama &lt;strong&gt;KOINMAS&lt;/strong&gt;, kependekan dari &lt;strong&gt;Komunitas Insan Industri Manufaktur Syariah.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bila anda sesudah menyimak apa yang ada dalam blog ini dan ada yang perlu penjelasan lebih lanjut, jangan segan segan menghubungi kami dengan segera, dan kami akan berusaha menjawab selengkap mungkin sampai anda puas. Bila ilmu kami masih kurang mendukung untuk menjawab pertanyaan anda, saya akan menngundang orang yang akhli dalam kasus yang anda tanyakan, atau siapa tahu, banyak orang yang mau menyumbang pikiran dalam hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-5938874606937926387?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/5938874606937926387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=5938874606937926387&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/5938874606937926387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/5938874606937926387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/02/apakah-industri-manufaktur-berbasis.html' title='APAKAH INDUSTRI MANUFAKTUR BERBASIS SYARIAH ?'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-1538581415106268620</id><published>2008-01-27T08:54:00.000+07:00</published><updated>2008-01-27T19:48:04.831+07:00</updated><title type='text'>Peranan perbankan syariah dalam mengembangkan industri manufaktur berbasis syariah</title><content type='html'>Perbangkan syariah berkeinginan keras untuk memperbesar pangsa pasar dalam sistim perbankan nasional.&lt;br /&gt;Sesuai dengan wataknya yang menyediakan pembiayaan dan bukan kredit berbunga, berhubungan dengan calon nasabah yang sudah biasa dengan kredit bank dapat menjadi hambatan atau dengan kata lain usaha yang biasa dengan sistim kredittidak kompatibel dengan watak perbankan syariah.&lt;br /&gt;Untuk menghindari masaalah ini, perbankan syariah wajib mengembangkan sebuah sistim industri yang berbasis syariah.&lt;br /&gt;Industri semacam ini harus merupakan sebuah ibdustri manufaktur yang diniatkan bukan untuk menumpuk harta tetapi membagi hasil antara peserta industri baik manajemen maupun pekerja.&lt;br /&gt;Banyak usahawan yang memiliki usaha atau calon usaha yang sangat layak tetapi sulit mendapatkan pembiayaan.&lt;br /&gt;Pertimbangan menjalankan usaha ini harus feasible yaitu mulai dari pasar yang sepasti mungkin(captive market). Menjadi sub kontraktor dari sebuah industri manufaktur merupakan usaha yang dianjurkan dan kalau dicari mudah mendapatkannya.&lt;br /&gt;Dalam sebuah industri manufaktur moderen, kebutuhan sub kontraktor menrupakan keniscayaan karena dengan menyerahkan sebahagian pekerjaan kepada subkon berarti menekan ongkos produksi dengan kata lain mendapatkan ekstra profit.&lt;br /&gt;Kalau ada pekerja yang dirumahkan dari sebuah industri manufaktur dan mendirikan sebuah usaha sub kontraktor dari industri tersebut akan sangat dihargai. Contoh yang sudah berjalan adalah UKM binaan Astra.&lt;br /&gt;Kalau pasar yang pasti ini dilaksanakan dalam semangat syariah yaitu bagi hasil dan motivasi mendapatkan ridha Allah dalam bekerja, insya Allah perusahaan ini akan sehat dan dinamis, karena didukung oleh pekerja yang memiliki motivasi yan tinggi untuk menghasikan produk yang makin lama makin baik kwalitasnya, makin rendah biayanya dan makin tepat penyerahan barangnya( tidak terlambat)&lt;br /&gt;Peluang ini masih luas terbuka tetapi kita belum menyadari sehingga tidak pernah siap. Selamat berjuang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-1538581415106268620?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/1538581415106268620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=1538581415106268620&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/1538581415106268620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/1538581415106268620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/01/peranan-perbankan-syariah-dalam.html' title='Peranan perbankan syariah dalam mengembangkan industri manufaktur berbasis syariah'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-7392789835389185848</id><published>2008-01-26T11:37:00.000+07:00</published><updated>2008-01-27T08:44:53.702+07:00</updated><title type='text'>Peran NIAT dalam memulai sebuah bisnis</title><content type='html'>Ketika mulai menjalankan sebuah usaha, bisnis, industri yang ada dalam  kepala orang adalah gambaran keuntungan yang akan diraihnya lewat bisnis itu seiring dengan perjalanan waktu. &lt;br /&gt;Dengan kata lain, niatnya mendirikan usaha adalah untuk mencari keuntungan. Lalu dengan keuntungan itu dia dapat mengumpulkan  asset, harta dan materi sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pandangan IMBS, seharusnya niat mendirikan usaha industri  tidak hanya sebatas untuk mencari keuntungan, menumpuk asset atau mengumpulkan materi  tetapi harus disertai dengan niat untuk  &lt;strong&gt;berbagi&lt;/strong&gt; keuntungan itu dengan mitra usaha. Siapa yang layak disebut sebagai mitra usaha ? Ya semua pihak yang terlibat dalam&lt;br /&gt;kegiatan usaha itu. Sebut saja seperti pemilik, pelaksana, karyawan, supplier, pembuat komponen, distributor dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat berbagi inilah yang pada akhirnya akan melahirkan kebersamaan dalam arti yang sesungguhnya dalam diri setiap orang sehingga mereka berkepentingan dengan eksistensi usaha. Dan kegiatan berbagi ini pulalah yang Insya Allah akan membuat tingkat kesejahteraan semua pihak dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dengan cara demikianlah kiranya, keberadaan usaha dapat dibuktikan &lt;strong&gt;memberi manfaat&lt;/strong&gt; yang jelas dan sangat positif bagi orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-7392789835389185848?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/7392789835389185848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=7392789835389185848&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/7392789835389185848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/7392789835389185848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/01/niat-memulai-bisnis.html' title='Peran NIAT dalam memulai sebuah bisnis'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1387778096956471551.post-4431457384902785052</id><published>2008-01-17T16:09:00.002+07:00</published><updated>2008-03-02T09:31:53.580+07:00</updated><title type='text'>REVOLUSI INDUSTRI INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IErKp4C_0dw/R6lOdufi3aI/AAAAAAAAAAQ/AT4hU4NdMLc/s1600-h/grafik+imbs.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_IErKp4C_0dw/R6lOdufi3aI/AAAAAAAAAAQ/AT4hU4NdMLc/s320/grafik+imbs.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163744720360496546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengemukakan pendapat tentang Revolusi Industri Indonesia, saya menggunakan tabel yang dikutip dari tulisan yang berjudul : The Industrial Revolution, Past and Future pada http://www.gnxp.com/MT2/archives/002433.html.&lt;br /&gt;Dari tabel diatas ditemukan ada tiga fakta penting yang dapat dijadikan bahan dalam penulisan Revolusi Industri Indonenesia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta pertama, bahwa pendapatan bangsa-bangsa di dunia, nyaris sama sebelum tahun 1750, dan langsung mengalami perbedaan yang sangat menyolok sesudahnya. Perbedaan yang menyolok ini disebabkan oleh sebuah revolusi, Revolusi Industri namanya. Revolusi ini dimulai di Inggris pada pertengahan abad XVIII. Dengan diaplikasikannya mesin uap pada industri tekstil Inggris kemudian dengan mudah ditularkan kepada bangsa-bangsa yang berhasa Inggris seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Selandia Baru. Bangsa-bangsa ini karena sebagai pelopor pelaksanaan revolusi industri, menjadi kelompok bangsa yang paling cepat mengembangkan teknologi dan menjadi kelompok bangsa yang memiliki kekayaan paling tinggi sampai saat ini sebagaimana dapat dilihat pada grafik diatas dengan garis yang berwarna hitam.&lt;br /&gt;Kesimpulan yang dapat ditarik dari fakta ini adalah, hanya bangsa yang melakukan revolusi industri yang dapat menikmati kemajuan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta kedua, adalah grafik dengan garis berwarna hijau yang mewakili bangsa Afrika dan Asia kecuali Jepang, dimana Indonesia termasuk didalamnya hampir tidak mengalami perubahan sampai tahun 1950 dan hanya sedikit meningkat sejak itu. Bangsa-bangsa ini tidak berkesempatan melakukan revolusi industri karena hampir semua merupakan bekas jajahan bangsa Eropa sehingga tidak memiliki memori sedikitpun tentang revolusi industri. Ekonomi mereka pada saat ini masih seperti kondisi sebelum tahun 1750 yang bertumpu pada pertanian manual dan industri kerajinan yang manual juga, sehingga memiliki produktivitas dan kemampuan membuat nilai tambah yang sangat rendah. Demikian juga dengan Indonesia. Kesimpulan dari fakta ini : jika ingin maju Indonesia harus melakukan revolusi industri sesegera mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta ketiga adalah grafik dengan warna biru, tentang Jepang yang sudah memiliki memori tentang revolusi industri sejak Restorasi Meiji. Garis biru ini sebelum perang dunia kedua berada pada urutan keempat dalam tabel diatas, namun setelah perang dunia kedua menanjak sangat tajam sehingga hanya dalam kurun waktu 40 tahun yaitu pada tahun 1990 garis biru ini sudah berada pada ranking kedua.&lt;br /&gt;Indonesia selayaknya mengikuti cara Jepang untuk mengejar ketertinggalan dalam bidang industri. Kesimpulan dari fakta ketiga, adalah bila melakukan revolusi industri, Indonesia harus mem- ' bench mark ' apa yang telah ditempuh oleh Jepang dalam mengembangkan industri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalan Sejarah Revolusi Industri Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi ini dimulai pada pertengahan abad XVIII di Inggris, dengan tahap awal yang mengganti ketergantungan industri kepada tenaga yang disediakan alam, seperti air, angin, panas matahari, tenaga manusia dan hewan, ke ketergantungan terhadap tenaga buatan manusia yang dimulai dengan mesin tenaga uap, lalu tenaga listrik, nuklir, dll setelah itu.&lt;br /&gt;Tahap kedua ditemukan bahan baku industri strategis seperti besi baja untuk pembuatan mesin, mesin pembuat mesin dan bahan kimia an-organik yang dapat diproduksi oleh manusia menggantikan bahan yang organik yang disediakan oleh alam. Tahap selanjutnya ditemukannya cara berproduksi manufaktur yang memungkinkan terciptanya produk-produk baru, sepreti mobil, televisi, pesawat terbang dll.&lt;br /&gt;Cara manufaktur ini adalah cara berproduksi dengan mengurai sebuah produk dalam bentuk komponen-komponen dan memproduksinya dengan membuat komponen lelu merakitnya. Dengan cara ini dapat dihasilkan produk yang seragam dalam jumlah yang besar sesuai kebutuhan dan kesanggupan menghasilkannya. Cara berproduksi secara manufaktur inilah yang menyebabkan negara industri menjadi kaya. Sebahagian dari kekakyaan ini mereka sisihkan untuk mengembangkan kemampuan kmesin yang kita kenal dengan teknologi, dan dengan bertambahnya kemampuan teknologi mereka menjadi lebih kaya lagi. Perkembangan ini berlangsung secara berulang-ulang ( snow balling ) sehingga kemajuan yang mereka nikmati bertambah terus secara berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemicu terjadinya revolusi industri ini adalah semangat menjadi kaya yang dilahirkan oleh falsafah individualisme yang menganjurkan setiap warga negara untuk menjadi kaya, dan paham materialisme yang berambisi memiliki materi sebanyak-banyaknya, dan menaklukkan alam dengan menciptakan tenaga ciptaan manusia sebagai pengganti tenaga yang disediakan alam yang pada tahap awalnya berupa penemuan mesinn tenaga uap.&lt;br /&gt;Individualisme dlaam situasi peningkatan kekayaan melahirkan orang kaya baru yang memiliki kesempatan yang lebih besar dalam meningkatkan kekayaan melalui sinergi antara kekayaan dan teknologi, yang pada akhirnya melahirkan sebuah kelompok baru orang kaya, yang sekarang kita sebut dengan kapitalis. Mereka melahirkan sistem baru dalam masyarakat, yaitu sistem kapitalisme yang memperkuat posisi mereka dalam masyarakat sampai saat ini.&lt;br /&gt;Kapitalisme inilah yang mengakibatkan distribusi kekayaan dunia menjadi terpusat pada segelintir orang kaya yang menguasai dunia sehingga terjadi jurang antara yang kaya dan yang miskin melebar dan terus melebar yang kini menjadi masalah utama dunia. Disamping itu karena perburuan materi yang berlebih-lebihan mulai mengancam keamanan lingkungan dan mulai rusak, yang mengakibatkan antara lain pemanasan global seperti yang lagi diributkan sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kalah dalam perang dunia kedua, bangsa Jepang memikirkan cara lain untuk mengungguli bangsa Barat. Mereka melihat peluang itu ada di bidang ekonomi, khususnya dalam bidang industri manufaktur. Falsafah materialisme yang menilai materi lebih penting daripada manusia pada masyarakat barat, mereka robah dengan menempatkan manusia diatas segala-galanya. Falsafah ini sangat dipengaruhi oleh agama Shinto dan cocok untuk bangsa Timur lainnya. Agama-agama lainpun memiliki falsafah yang sama.&lt;br /&gt;Falsafah ini melahirkan kebijakan-kebijakan yang menjadikan kesejahteraan manusia sebagai satu-satunya tujuan yang akan dicapai. Dalam kaitan pelaksanaan kebijakan diatas, dalam praktek mereka menciptakan instrumen-instrumen pemerataan pendapatan dan pelayanan untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan manusia.&lt;br /&gt;Tindakan yag paling menyolok adalah dirubahnya HUBUNGAN BURUH-MAJIKAN ( Labour-Management Relationships ). Pada Industri Barat, antra buruh dan majikan terdapat pertemtangan kepentingan, dimana pengusaha menginginkan biaya buruh serendah mungkin untuk mengejar keuntungan, sedangkan kaum buruh menginginkan pendapatan setinggi mungkin. Kondisi antagonistik ini menguras energi yang cukup besar dalam  institusi industri.&lt;br /&gt;Jepang merubah kondisi antogonistik ini menjadi kondisi sinergis, dimana pengusaha dan buruh menyatukan tenaga untuk mencapai kemajuan, dan hasilnya dibagi sesuai dengan perjanjian. Dengan kondisi sinergis ini, pembelaan pekerja Jepang terhadap perusahaan tempat dia bekerja menjadi maksimum.&lt;br /&gt;Seorang guru besar manajemen Amerika bernama Hugh Patrick, ekonom pada Columbia University menggambarkan situasi ini dalam kalimat : In America, employees steal from the firm but in Japan employees steel for the firm. Tindakan selanjutnya adalah pemerataan dalam bidang berusaha. Perusahaan besar Jepang memberikan sebagaian bear pekerjaan berupa komponen kepada perusahaan yang lebih kecil untuk memperoleh keuntungan tambahan karena biaya produksi perusahaan kecil lebih rendah daripada biaya produksi perusahaan besar yang disebabkan oleh perbedaan dalam biaya overhead.&lt;br /&gt;Tindakan pemerataan yang lain adalah pemerataan kepemilikan usaha. Pada umumnya para pendiri perusahaan, tidak memiliki saham mayoritas, bahkan sangat kecil dalam perusahaan. Pemegang saham mayoritas adalah lembaga keuangan yang menjualkan saham perusahaan kepada investor kecil melalui bursa. Sebagai contoh Konosuke Matsushita hanya memiliki saham 3,5 % pada Matsushita Electric Industries, perusahaan yang dibangunnya semenjak dia masih muda. Tindkan selanjutnya adalah memanjakan manusia pelanggan. Bila kita kenal pameo ' pembeli adalah raja ', maka Jepang merubahnya menjadi : ' pembeli adalah dewa '. Untuk itu mereka memberikan pelayanan purna jual untuk meringankan pelanggan dalam memelihara produk yang mereka beli ( S ).  Tindakan selanjutnya untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada para pelanggan adalah dengan menyediakan barang yang makin lama makin baik mutunya ( Q ), makin rendah biayanya ( C ), dan makin tepat penyerahan barangnya baik dalam waktu maupun jumlah kepada manusia pelanggan ( D ). Tindakan-tindakan ini yang terkenal di Jepang dengan istilah QCDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda seorang muslim, Anda akan mengatakan bahwa industri Jepang adalah industri yang islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Indonesia ingin memajukan ekonominya, tiada lain jalan dengan membangun industri manufakturnya, bukan industri handycraft, mem-bench mark teknik Jepang yang islami ini. Sudah tentu kita harus menambahkan sesuatu yang sangat penting didalamnya, yaitu ' tauhid '.&lt;br /&gt;Bila kita sudah memasukkan unsur tauhid kedalam falsafah industri hasil revolusi kita, maka semua stake holder akan mekiliki motivasi hanya mencari ridho Allah dan bukan untuk memperkaya diri. Pekerja kita akan memiliki motivasi tertinggi di dunia dan Insya Allah industri kita akan menempati posisi saing tertinggi di dunia.&lt;br /&gt;Dengan memasukkan unsur tauhid kedalam pelaksanaan industri manufajtur kita, maka tibalah kita pada sebuah doktrin Industri Manufaktur Berbasis Syariah ( IMBS ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan akhir dari tulisan ini adalah bahwa Indonesia harus segera melakukan revolusi industri dengan landasan dasar doktrin Industri Manufaktur Berbasis Syariah, yang akan menjadi pasangan sinergis yang sangat kompatible dengan sistem perbankan syariah kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1387778096956471551-4431457384902785052?l=industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/feeds/4431457384902785052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1387778096956471551&amp;postID=4431457384902785052&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/4431457384902785052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1387778096956471551/posts/default/4431457384902785052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://industrimanufakturberbasissyariah.blogspot.com/2008/01/revolusi-industri-indonesia.html' title='REVOLUSI INDUSTRI INDONESIA'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958430560693496717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_IErKp4C_0dw/R-H5mas4-wI/AAAAAAAAAAg/B-o-vq2MXGw/S220/Image008.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IErKp4C_0dw/R6lOdufi3aI/AAAAAAAAAAQ/AT4hU4NdMLc/s72-c/grafik+imbs.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
